, , , ,

Pelatihan Integritas Haleyora Powerindo di Medan: KPI 2026 dan Komitmen PLN Group

oleh -19 Dilihat
oleh
Ricardo Baringin Marpaung, SH., MH. — Kepala Seksi TP, Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara. di acara Pelatihan Internalisasi Integritas, Medan. sSenin 19/10/2026. Foto Dok LKP HPI

MEDAN, KabarNusa.my.id — Pelatihan integritas Haleyora Powerindo kembali digelar sebagai upaya memperkuat benteng moral para pekerja di lingkungan PLN Group. Bertempat di Hotel Polonia Medan pada Senin, 19 Oktober 2026, acara bertajuk “Pelatihan Internalisasi Nilai Integritas Tenaga Kerja PT Haleyora Powerindo di PT PLN Electricity Services UP 8 Sumatera Utara” ini bukan sekadar agenda rutin. Kegiatan ini merupakan bagian dari Key Performance Indicator (KPI) Perusahaan HPI tahun 2026.

Mengusung tema “Penguatan Budaya Integritas melalui Pencegahan Gratifikasi untuk Mewujudkan SDM Profesional, Bersih, dan Terpercaya”, kegiatan ini menyasar para Supervisor di lingkungan PT Haleyora Powerindo (HPI) yang bertugas di bawah naungan PLN Electricity Services (PLNES).

Pelatihan Integritas Haleyora Powerindo: Bagian dari KPI 2026 dan Komitmen PLN Group

Pelatihan integritas Haleyora Powerindo ini merupakan wujud nyata dari komitmen PLN Group dalam mencegah masalah pelanggaran integritas di seluruh lini operasional. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti komitmen HPI dalam menegakkan aturan yang tertuang di dalam Peraturan Perusahaan.

Sebagai bagian dari BUMN, HPI menyadari bahwa operasional yang bersih bukan hanya berdampak pada citra perusahaan, tetapi juga merupakan bentuk sumbangsih kepada negara. Dengan mencegah praktik koruptif seperti gratifikasi, setiap rupiah yang dikelola dapat dimaksimalkan untuk kepentingan publik dan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Para supervisor diposisikan sebagai garda terdepan yang tidak hanya mengawasi pekerjaan teknis, tetapi juga menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab.

Menghadirkan Pemateri Berkelas: Dari Kejati hingga Polda Sumut

Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif dan aplikatif, pelatihan integritas Haleyora Powerindo menghadirkan tiga narasumber kredibel yang ahli di bidangnya:

  1. Ricardo Baringin Marpaung, SH., MH. — Kepala Seksi TP, Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara.

  2. AKBP Moy Rinda Sinaga, SH. — KASUBBID SUNLUHKUM BIDKUM Polda Sumatera Utara.

  3. Habibi — Motivator dari Smylindo Consulting.

Kehadiran perwakilan dari aparat penegak hukum ini memberikan dimensi yuridis yang kuat. Para peserta diajak memahami batasan-batasan hukum agar tidak terjerumus dalam tindakan yang merugikan perusahaan dan negara.

Fokus Utama: Pencegahan Gratifikasi dan Bahaya Narkotika

Dalam sesi yang disampaikan oleh jajaran Kejati dan Polda Sumut, para supervisor dibekali pemahaman mendalam mengenai seluk-beluk gratifikasi. Banyak pelanggaran integritas yang bermula dari hal kecil, seperti menerima hadiah atau imbalan yang dianggap wajar, namun berujung pada konflik kepentingan.

Selain isu gratifikasi, materi mengenai bahaya narkotika dan zat adiktif juga menjadi sorotan. Hal ini mengingat sektor ketenagalistrikan menuntut konsentrasi tinggi, di mana kelalaian sekecil apa pun akibat pengaruh zat terlarang dapat berakibat fatal.

Sementara itu, motivator Habibi berperan penting dalam menyentuh aspek psikologis peserta. Ia membangun kesadaran bahwa integritas bukan sekadar kepatuhan pada aturan tertulis, melainkan sebuah kesadaran moral yang lahir dari dalam diri.

Kolaborasi Strategis: HCM, Layanan Khusus, Hubungan Industrial, dan LKP HPI

Suksesnya pelatihan integritas Haleyora Powerindo ini tidak lepas dari kerja sama lintas divisi yang solid. Penyelenggaraan acara ini digagas oleh Divisi Human Capital Management (HCM) HPI melalui kolaborasi tiga bidang utama:

  1. Bidang Satuan Layanan Khusus

  2. Bidang Hubungan Industrial

  3. Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) HPI

Ketiganya bersinergi dengan HPI Cabang Medan yang dipimpin oleh Manager Cabang Rizal Khadafi, serta mendapat dukungan penuh dari Unit Pelaksana PLN ES dan Kantor Pusat PLN ES.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan HPI dilakukan secara terstruktur, masif, dan berkelanjutan. LKP HPI, sebagai unit yang menangani pengembangan kompetensi, memastikan bahwa setiap pelatihan dirancang sesuai dengan kebutuhan operasional dan nilai-nilai perusahaan.

Mengapa Integritas Krusial bagi Supervisor Ketenagalistrikan?

Supervisor memegang peran strategis dalam ekosistem PLN ES. Mereka mengelola tim, mengawasi proyek, dan berinteraksi langsung dengan berbagai pihak, mulai dari vendor hingga masyarakat. Tanpa integritas yang kuat, celah untuk terjadinya penyimpangan—seperti penggelembungan anggaran atau pemilihan vendor yang tidak transparan—akan semakin besar.

Melalui pelatihan integritas Haleyora Powerindo, para supervisor diharapkan mampu menularkan nilai-nilai “Profesional, Bersih, dan Terpercaya” kepada anggota timnya. Dengan begitu, budaya antikorupsi dapat tumbuh dari akar rumput dan menjadi DNA organisasi.

Investasi Moral untuk Listrik Negeri

Pelatihan integritas Haleyora Powerindo yang berlangsung di Hotel Polonia Medan bukan sekadar agenda seremonial. Ia adalah investasi jangka panjang untuk menjaga keandalan listrik nasional melalui SDM yang berkarakter.

Sebagai bagian dari KPI 2026, kegiatan ini membuktikan bahwa HPI dan PLN Group tidak hanya berfokus pada pencapaian target operasional, tetapi juga pada penegakan integritas sebagai fondasi utama. Para supervisor yang lulus dari pelatihan ini diharapkan kembali ke unit kerjanya masing-masing bukan hanya dengan wawasan baru, tetapi dengan tekad yang lebih kuat untuk menjaga nama baik perusahaan dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.