, ,

Bakmi Jowo Mbah Gito: Legenda Kuliner Jawa di Kotagede Yogyakarta

oleh -14 Dilihat
oleh

Yogyakarta, KabarNusa.my.id – Di sudut Kota Gede yang sarat sejarah, terdapat sebuah kedai bakmi yang telah menjadi legenda kuliner Yogyakarta. Bakmi Jowo Mbah Gito bukan sekadar tempat makan, melainkan pengalaman budaya Jawa yang autentik. Berdiri sejak tahun 2008 di Jalan Nyi Ageng Nis No. 9, Rejowinangun, Kotagede, warung ini berhasil menyajikan cita rasa bakmi Jawa yang menggugah selera dengan nuansa pedesaan yang hangat dan membekas di hati setiap pengunjung .

Bakmi Jowo Mbah Gito: Cita Rasa Autentik yang Melegenda

Bakmi Jowo Mbah Gito menyajikan hidangan bakmi dengan racikan resep turun-temurun yang menjaga cita rasa asli Jawa . Menu andalannya adalah olahan mi kuning dan bihun yang dicampur jadi satu, dimasak dengan bumbu rempah khas bersama suwiran daging ayam kampung, telur bebek, dan irisan kubis .

Yang membuat bakmi jowo ini istimewa adalah proses memasaknya yang masih menggunakan anglo tradisional (tungku tanah liat dengan arang) untuk setiap porsi pesanan . Cara memasak satu per satu ini menghasilkan aroma asap yang khas dan memastikan setiap suapan bakmi terasa segar karena dimasak saat ada pesanan .

Pengunjung bisa memilih antara bakmi godhog (rebus berkuah) atau bakmi goreng (tanpa kuah). Bagi pecinta pedas, tambahan cabai rawit dan acar yang tersedia di meja akan menambah kenikmatan menyantap hidangan ini .

Suasana Klasik Bekas Kandang Sapi yang Instagramable

Mbah Gito—nama asli Sugito—membangun kedainya dengan konsep unik menggunakan kayu bekas kandang sapi, pohon, dan rumah reyot . Interior yang didominasi kayu dan ornamen tradisional ini menciptakan suasana “ndeso” (pedesaan) yang hangat dan nyaman .

Di dindingnya terpajang berbagai alat pertanian kuno seperti pacul, arit, ani-ani, hingga bajak, sebagai pengingat akan perjuangan ayahnya sebagai petani dalam menghidupi keluarga . Tak ketinggalan, gong, kenthongan, klentingan sapi, hingga radio lawas turut menghiasi sudut-sudut kedai, ditemani alunan tembang campursari yang syahdu .

Keunikan lain, seluruh pramusaji di Bakmi Jowo Mbah Gito mengenakan pakaian lurik (kain tradisional Jawa) lengkap dengan blangkon bagi laki-laki . Kedai dua lantai ini mampu menampung sekitar 400 orang, cocok untuk makan bersama keluarga besar . Tempatnya pun sangat “instagramable” dan menjadi favorit untuk berfoto .

Menu Andalan dan Harga Bersahabat

Selain bakmi godhog dan bakmi goreng yang menjadi primadona, kedai ini juga menyajikan menu lain yang tak kalah nikmat, seperti nasi goreng, capcay, rica-rica, dan mi Magelangan . Untuk minuman, tersedia pilihan tradisional seperti teh poci, wedang uwuh (minuman herbal rempah), susu jahe, hingga es dawet .

Harga yang ditawarkan sangat bersahabat dengan kantong . Satu porsi bakmi godhog atau bakmi goreng dibanderol mulai Rp20.000 hingga Rp33.000, sementara menu spesial dengan suwiran ayam lebih banyak dihargai sekitar Rp30.000 . Minuman seperti wedang uwuh atau es dawet hanya Rp10.000-15.000 per gelas .

Untuk kenyamanan pengunjung, warung ini telah mengantongi sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability) dan menerima pembayaran digital melalui QRIS .

 Warung Kuliner Para Pejabat dan Artis

Bakmi Jowo Mbah Gito telah menjadi langganan berbagai kalangan, termasuk pejabat negara dan artis. Wakil Ketua MPR, Sjarifuddin Hasan, pernah menyempatkan diri mencicipi kelezatan bakmi ini dan mengaku menghabiskan seluruh porsinya . Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, juga pernah berkunjung saat meninjau Desa Wisata Rejowinangun .

Mbah Gito mengungkapkan bahwa pada tahun-tahun awal usahanya, ia hampir menutup warung karena sepinya pengunjung . Namun, dengan strategi promosi yang lebih agresif dan sistem “getok tular” (dari mulut ke mulut), warungnya mulai ramai pada tahun keempat dan kini menjadi salah satu destinasi kuliner legendaris Yogyakarta .

Bakmi Jowo Mbah Gito adalah bukti nyata bahwa kuliner lokal yang dikelola dengan baik dan mempertahankan keaslian akan mendapatkan respons luar biasa dari masyarakat . Perpaduan cita rasa autentik, suasana Jawa klasik, dan harga terjangkau menjadikannya destinasi kuliner yang wajib dikunjungi saat berada di Yogyakarta.

📝 KabarNusa.my.id — Akurat – Terpercaya – Inspiratif

Kabar dari Daerah, untuk Indonesia. Menyajikan Fakta, Membangun Bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *