, ,

Persija vs Brisbane Roar: Skor 4-0, Tapi Stadion Sepi Akibat Boikot Jakmania

oleh -20 Dilihat
oleh
Acara launching tim Persija Jakarta untuk musim 2026/2027 yang mengusung tema 'Rise for Glory' berlangsung di JIS, Sabtu (29/8/2026)

Jakarta, KabarNusa.my.id – Laga uji coba internasional antara Persija vs Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (29/8/2026) malam berakhir dengan kemenangan telak 4-0 untuk Macan Kemayoran. Namun, euforia pesta gol itu terasa hambar. Tribun JIS yang seharusnya dipadati ribuan The Jakmania justru terlihat sepi. Aksi boikot yang dideklarasikan suporter setia Persija akibat kenaikan harga tiket membuat laga Persija vs Brisbane Roar dan acara launching tim berlangsung tanpa kehadiran “pemain ke-12” .

Hasil Pertandingan Persija vs Brisbane Roar: Pesta Gol Tanpa Penonton

Acara launching tim Persija Jakarta untuk musim 2026/2027 yang mengusung tema ‘Rise for Glory’ berlangsung di JIS, Sabtu (29/8/2026) mulai pukul 18.30 WIB . Dalam acara tersebut, Persija resmi memperkenalkan 29 pemain yang akan mengarungi kompetisi Super League 2026/2027 .

Peluncuran jersey terbaru juga menjadi sorotan. Dengan apparel Adidas, Persija memperkenalkan lima jenis kostum, termasuk jersey kandang berwarna merah menyala dengan list kuning . Jersey anyar ini menjadi simbol semangat baru di era pelatih Shin Tae-yong.

Laga Persija vs Brisbane Roar menjadi puncak acara. Persija tampil dominan sejak awal pertandingan. Alexander Jeremejeff, yang baru didatangkan dari Liga Swedia, langsung membuktikan kualitasnya dengan mencetak dua gol . Kerim Memija dan gol bunuh diri Hosine Bility melengkapi kemenangan meyakinkan 4-0 dalam laga Persija vs Brisbane Roar .

Pelatih Shin Tae-yong mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Kemenangan telak ini menjadi modal berharga menjelang kompetisi resmi . Di sisi lain, Shin Tae-yong juga memastikan bahwa Persija masih akan kedatangan satu pemain asing baru untuk melengkapi skuad .

Sabtu (29/8/2026) malam berlangsung di tengah suasana yang ganjil. Stadion yang seharusnya dipenuhi ribuan The Jakmania justru terlihat lengang

Tribun Sepi: Boikot Jakmania di Laga Persija vs Brisbane Roar

Di tengah gemilangnya performa tim di lapangan, suasana di tribun saat Persija vs Brisbane Roar justru terlihat lengang. Berdasarkan pantauan siaran langsung, bangku-bangku penonton di berbagai sudut stadion terisi sangat minim . Keheningan ini menjadi pemandangan yang tidak biasa bagi Persija yang biasanya selalu dipenuhi ribuan The Jakmania.

Aksi boikot yang dideklarasikan oleh Pengurus Pusat The Jakmania menjadi penyebab utama tribun sepi dalam laga Persija vs Brisbane Roar . Kelompok suporter Persija itu memutuskan untuk tidak menghadiri laga uji coba tersebut sekaligus acara launching tim sebagai bentuk protes terhadap kebijakan manajemen yang menaikkan harga tiket .

Meskipun demikian, masih ada sejumlah pendukung setia yang tetap datang ke JIS untuk menyaksikan Persija vs Brisbane Roar . Salah satunya adalah Ridho, Jakmania asal Meruya yang datang seorang diri untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaannya. Ia menilai harga tiket Rp150 ribu masih worth it dibandingkan pengalaman menyaksikan langsung Persija di stadion . Seorang anggota The Jakmania Korwil Sukapura, Fahrul Fahmi, juga memilih tetap hadir meskipun memahami aksi boikot rekannya .

Suara dari Dua Sisi: Manajemen dan Suporter Bersikukuh

Polemik harga tiket memicu perdebatan sengit antara manajemen Persija dan The Jakmania menjelang laga Persija vs Brisbane Roar . Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, meluruskan narasi yang beredar bahwa manajemen hanya menganggap The Jakmania sebagai customer. Bepe menegaskan bahwa Persija selalu menghargai The Jakmania sebagai suporter yang memiliki ikatan batin kuat dengan klub sejak awal .

“Ada hal juga yang mungkin perlu saya sampaikan, beredar kabar bahwa kenaikan harga tiket itu mencapai 70 persen. Tiket yang kami umumkan secara resmi di platform Persija itu adalah tiket yang dijual secara daring,” jelas Bambang Pamungkas. Ia juga menambahkan bahwa Persija menyiapkan alokasi tiket khusus yang didistribusikan melalui pengurus pusat The Jakmania .

Di sisi lain, Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra menyatakan bahwa aksi boikot merupakan bentuk penyampaian aspirasi karena kenaikan harga tiket dinilai menambah beban pengeluaran anggota The Jakmania . Adit juga melihat adanya indikasi manajemen Persija yang turut akan menaikkan harga tiket pertandingan kandang di Super League 2026/2027 .

Polemik Harga Tiket di Balik Boikot Persija vs Brisbane Roar

Akar masalah bermula dari keputusan manajemen Persija yang menaikkan harga tiket untuk laga uji coba Persija vs Brisbane Roar . The Jakmania menyebut kenaikan tersebut mencapai Rp150.000 untuk tribun bawah dan Rp130.000 untuk tribun atas, dibanding harga tahun sebelumnya . Harga tersebut juga belum termasuk pajak dan biaya administrasi .

Menanggapi gelombang protes, manajemen Persija memutuskan tetap pada keputusannya. Klub menyatakan menghormati aspirasi The Jakmania, namun tidak menurunkan harga tiket untuk laga Persija vs Brisbane Roar . Sebagai langkah lanjutan, seluruh kuota tiket yang sebelumnya dialokasikan untuk PP The Jakmania dialihkan untuk penjualan umum secara online .

The Jakmania menilai keputusan manajemen menunjukkan aspirasi suporter belum mendapat respons serius . Mereka juga menuntut manajemen bekerja lebih keras dan kreatif dalam menggali sumber pendapatan klub tanpa melulu membebankan finansial kepada suporter .

Kemenangan telak 4-0 dalam laga Persija vs Brisbane Roar menjadi awal manis bagi Persija Jakarta di era Shin Tae-yong. Namun, euforia kemenangan itu tercoreng oleh aksi boikot The Jakmania yang membuat tribun JIS sepi. Polemik harga tiket ini menjadi ujian serius bagi hubungan antara manajemen dan suporter. Di tengah semangat menyambut musim baru, keduanya harus segera menemukan titik temu agar “Macan Kemayoran” bisa kembali mengaum dengan kekuatan penuh di lapangan dan di tribun.

📝 KabarNusa.my.id — Akurat – Terpercaya – Inspiratif

Kabar dari Daerah untuk Indonesia. Menyajikan Fakta, Membangun Bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.